Ketua PGRI NTT Dr. Semuel Haning SH., MH., CMe.CPArb mengatakan, PGRI NTT memberikan perhatian penuh terhadap persoalan yang dihadapi oleh guru, terutama masalah kemanusiaan.

Bukti solidaritas itu ditunjukan lewat pemberian bantuan berupa uang tunai Rp10 Juta, untuk digunakan dalam proses mediasi dan perdamaian.

“Tugas saya sebagai Ketua PGRI NTT adalah membantu guru. Kalau dia melakukan dan lain-lain, saya tidak perlu. Kalah dia masuk penjara tidak apa-apa, tapi di belakang ada 4 orang anak dan seorang istri. Dia tidak melakukan tindakan pernganiayaan berencana dan cabul,” ujar Semuel Haning kepada wartawan, Jumat 15 September 2023.

Semuel Haning juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polsek Kelapa Lima Kota Kupang yang sudah menangani kasus tersebut dengan profesional.

Menurut dia, kasus ini menjadi cambuk bagi guru di NTT, agar ke depan, guru jangan lagi memukul siswa karena alasan-alasan sepele.

“Saya minta jangan ada egoistis dari guru-guru. Tapi menjadi catatan, introspeksi diri sendiri, bahwa yang saya lakukan memang salah. Ke depan tidak boleh lagi,” ungkapnya.