Beberapa kegiatan yang telah dilakukan Pusat Sains Tilong dalam memperkenalkan iptek kepada masyarakat antara lain berbagai jenis pelatihan dosen, guru dan siswa, perkemahan sains, membina Kelompok Ilmih Remaja (KIR), interaksi dengan berbagai alat peraga yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat termasuk mengunakan teloskop untuk mengamati benda-benda langit. Disamping itu bekerja sama dengan ITB, Undana dan Politeknik Negeri Kupang melakukan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat di desa-desa sekitar kawasan. 

Kehadiran Pusat Sains Tilong telah menjadi sejarah karena merupakan sarana Wisata Edukasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek)  pertama yang dibangun di NTT. Kehadiran pusat  sains di Indonesia bermula dari ide Menristek B.J. Habbibie yang menggagas pembangunan sejumlah Pusat Sains (Science Center) dan Taman Sains (Science Techno Park) di luar Jakarta dan Jawa (selain yang ada di Puspitek Serpong-Tangerang), agar semakin banyak masyarakat Indonesia mengenal dunia iptek. Beberapa pusat sains di Indonesia yang ada, juga sekaligus menjadi tempat wisata yang menarik dengan berbagai modifikasi sesuai kebutuhan daerah seperti Puspa IPTEK Sundial di Kawasan Kota Baru Parahyangan Bandung, Pusat Sains di Taman Mini Indonesia Indah dan Taman Pintar Jogyakarta.