Apabila pada saat proses konstruksi berlangsung kondisi udaranya tidak sesuai dengan baku mutu, maka proyek tersebut akan dilakukan perbaikan atau dihentikan.

Dampak lingkungan dan sosial yang timbul dari proyek infastruktur kelistrikan tetap menjadi fokus PT PLN (Persero), tak terkecuali dalam pengembangan PLTP Mataloko dan Ulumbu. Untuk itu, dokumen ESIA dapat menjadi referensi penting selama proses konstruksi.

“Hal ini merupakan tanggung jawab kami untuk dapat meminimalisir dampak dari kegiatan operasional dan meningkatkan kualitas lingkungan di wilayah operasional,” kata General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan. (*)