Setelah data dampak lingkungan diperbarui, PLN memiliki dasar dan pegangan dalam memitigasi segala risiko lingkungan yang timbul selama pengerjaan proyek pengembangan PLTP. Dengan demikian, dampak lingkungan dari proyek strategis nasional (PSN) ini dapat dipantau dan dijaga mutunya dengan baik agar keberlangsungan dan kelestarian alam dapat terjamin.
Kerja sama antara PT PLN (Persero) UIP Nusra dengan West JEC ini menggunakan sampel dari dua proyek pengembangan PLTP yang terdiri dari air, udara, kebisingan, dan getaran.
“Untuk wilayah pengembangan PLTP Ulumbu di Poco Leok, pengambilan sampel airnya di dua sumber mata air, yakni Wae Kokor dan Wae Mocok,” ujar Bobby Robson Sitorus.
Data yang diperoleh merupakan data awal yang akan digunakan sebagai referensi yang dijadikan acuan selama proses konstruksi pengembangan PLTP di Pulau Flores.
“Misalnya kita cek pada saat konstruksi, kondisi udaranya sama atau tidak dengan kondisi udara sebelum konstruksi. Karena harus sesuai dengan baku mutu,” ucap Bobby Robson Sitorus.





Tinggalkan Balasan