Dalam Sambutannya, Kepala Dinas LHK NTT, Ondy Christian Siagian, SE, MSI, menyampaikan, KLHS memastikan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah, kebijakan, rencana, atau program yang selanjutnya wajib dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah dalam penyusunan dan evaluasi perencanaan wilayah, salah satunya Rencana Tata Ruang Wilayah.
Menurutnya, KLHS RTRW juga disusun seiring dengan penyusunan RZWP3K oleh Dinas Kelautan Perikanan yang sampai saat ini juga masih disinkronkan dengan KRP ruang darat di RTRW.
Lebih lanjut Ondy mengatakan bahwa pelaksanaan konsultasi publik ini sangat diperlukan sebagai proses partisipatif dengan melibatkan pemangku kepentingan yang relevan.
“Melalui Konsultasi Publik ini diharapkan dapat memberikan masukan terhadap proses penyusunan KLHS revisi RTRW Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk mewujudkan alokasi dan pola penggunaan ruang yang dapat mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara Feri Johana, Green Growth Planning and Policy Specialist, ICRAF Indonesia, menyatakan, ebagai sebuah proses penapisan (proses analisis dengan dokumen lainnya) aspek lingkungan untuk mencapai pembangunan berkelanjutan, maka KLHS RTRWP Nusa Tenggara Timur perlu memperhatikan beberapa aspek penting yang sesuai dengan konteks kondisi daerah, seperti bagaimana merespon perubahan iklim, ketahanan pangan, dan pengelolaan lahan berkelanjutan untuk memenuhi berbagai target pengembangan sektor, serta peran perempuan dalam pembangunan.
Menurut Feri, Konsultasi Publik ke-3 ini salah satunya ditujukan untuk memastikan beberapa hal tersebut, sehingga kesepakatan dapat terbentuk dan rekomendasi pada tingkat kebijakan, rencana, dan program bersifat lebih komprehensif, dan dapat menjawab isu paling strategis di Provinsi NTT.
ICRAF Indonesia terlibat dalam proses penyusunan KLHS Provinsi NTT melalui proyek Land4Lives yang didukung oleh Global Affair Canada (GAC), yang selama satu setengah tahun ini telah bermitra dengan Pemprov. Dimana Land4Lives bertujuan untuk mendorong perbaikan tata kelola bentang lahan, peningkatan penghidupan tahan iklim, penguatan ketahanan pangan, dan memperkuat mitigasi/adaptasi perubahan iklim. (*)







Tinggalkan Balasan