“Baru-baru Pemprov NTT serahkan bantuan di SMA, sedangkan pemerintah Kabupaten Kupang juga selalu memberikan perhatian. Pengawas selalu datang ke sekolah,” ujar Romo Januario.

Hal lain yang menjadi persoalan di wilayah perbatasan adalah pemahaman masyarakat tentang pentingnya pendidikan.

Kata Romo Januario, masyarakat harus disiapkan dari segi pendidikan, untuk menyambut era peralian dari Oepoli yang dulu ke Oepoli yang sekarang yang lebih modern.

“Gereja terus menyadari orang tua bahwa pendidikan itu penting bagi anak-anak mereka. Kegiatan ret-ret dan makan bersama hari ini, diharapkan bisa menumbuhkan minat orang tua untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke tingkat yang lebih tinggi lagi,” tandasnya. (*)