Pdt. Samuel menambahkan, penghargaan ini makin membuat Gereja untuk harus bekerja lebih keras, karena penghargaan ini pengakuan dunia.
“Tapi Tuhan melihat, jangan-jangan kita ini hanya hanya sekedar jadi program dan sensasi saja. Jadi dengan penghargaan ini memicu kami untuk menunjukkan perhatian Gereja lebih besar. Kami apresiasi semua penghargaan, tapi justru dari kami, penghargaan yang tertinggi itu dari Tuhan,” sebutnya.
Sementara itu, Penjabat Wali Kota Kupang George Hadjoh menyampaikan, piagam penghargaan tersebut merupakan bentuk kehormatan kepada semua pihak yang memberikan jiwa dan hati untuk penanganan Stunting.
Ia mengajak semua pihak baik itu ASN, swasta dan perbankan untuk bekerja sama dan berkolaborasi, guna menangani Stunting di Kota Kupang.
“Pemerintah tidak bisa kerja sendiri. Pemerintah membutuhkan gereja, dan semua stakeholders yang ada di Kota Kupang untuk bergerak. Satu tahun saja Stunting bisa beres, apalagi kita memberikan diri kita secara total untuk kerja Stunting, pasti bisa selesai,” tegasnya.





Tinggalkan Balasan