“Ini luar biasa. Dan total hampir Rp2 Miliar yang sudah dicairkan Bank NTT melalui Kredit Merdeka, semua lancar dan sebagian sudah dilunasi dengan lebih cepat dari jangka waktu yang ditetapkan,” sambung Apsamso Kase.
Kepala Bank NTT Cabang Atambua Adi M. Pontus menambahkan, untuk penanaman kali ini, luas lahan yang digunakan adalah 10 Ha untuk 60 orang wirausahawan.
“Sehingga total yang sudah dibiayai dalam pembiayaan ekosistem pertanian tanaman holtikultura Tomat sampai saat ini di Kabupaten Belu menjadi 126 Ha,” ujar Adi M. Pontus.
Hironimus Luan Mau selaku salah satu anggota kelompok tani yang terlibat dalam ekosistem mengucapkan terima kasih untuk pemerintah Kabupaten Belu, Bank NTT dan PT Sygenta.
“5 tahun saya menanam Tomat dan Cabe selalu gagal. Tapi ketika kami bergabung dalam ekosistem ini, kami sungguh mendapatkan hasil yang luar biasa. Apalagi ditambah dengan sistim ijon yang memberatkan kami. Tapi dengan Kredit Merdeka Bank NTT, kami dapat bekerja dengan baik karena dalam ekosistem ini kuncinya adalah pendampingan. Kami sangat bersyukur,” tandasnya. (*)





Tinggalkan Balasan