Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nusa Tenggara Timur (Kadis P dan K NTT), Linus Lusi, mengungkapkan bahwa prestasi yang diraih oleh Zimri Bili tidak dimiliki oleh semua siswa.

“Prestasi ini tidak dimiliki oleh seluruh siswa, dan prosesnya tidak semudah membalikan telapak tangan. Jadi butuh proses yang panjang,” ujar Linus Lusi.

Menurut Linus, peran media sangat besar dalam mendesain seseorang untuk mencapai sebuah puncak karier yang tertinggi.

“Hasil ini tidak mengabaikan peran semua pihak dalam mendukung selama proses berlangsung, baik itu orangtuanya, maupun pembimbingnya sebelum berangkat ke Bali. Melalui publikasi yang baik tentunya anak-anak kita bisa dikenal oleh publik,” ucapnya.

Linus juga mengatakan bahwa kegiatan berjalan dengan baik berkat dukungan Bunda Julie Laiskodat dan Dekranasda NTT.

Pada kesempatan itu, Linus juga menyampaikan bahwa saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT telah melakukan kerja sama dengan negara India.

“Anak-anak yang berprestasi secara nasional akan kita kirim ke India dengan beasiswa. Ini adalah salah satu pintu masuk karena dilihat dari bakat dan talenta yang dimiliki oleh Novita Suzimri Bili, maka negara India merupakan salah satu negara yang terkenal dengan seninya, baik itu seni musik, tari, dan lain sebagainya bisa mengakomodir bakat Zimri ini,” jelas Linus Lusi.