Dia berharap, dengan bantuan yang diberikan, Puskesmas Oepoi Kupang bisa mendistribusikan ke anak-anak Stunting, sehingga persentasi angka stunting di NTT dari tahun ke tahun bisa berkurang.
“Itu harapan kita. Penanganan tidak saat lahiran saja. Tetapi pencegahan harus dilakukan sejak awal, sehingga saat umur lahiran nanti, semuanya sudah dilakukan sejak awal,” tandasnya.
Kepala Puskesmas Oepoi Kupang, dr. Elfrideh Ruth mengucapkan terima kasih kepada Bank NTT, karena sudah turut berpartisipasi memperhatikan Stunting dengan memberi makanan tambahan kepada anak Stunting.
“Semoga ini bisa bermanfaat untuk menurunkan angka Stunting di wilayah kerja Puskesmas Oepoi, Kota Kupang,” ungkapnya.
Dia menambahkan, selain Bank NTT, tahun-tahun sebelumnya pihaknya juga menerima bantuan dari pihak lain yang memang peduli terhadap masalah stunting di Kota Kupang.
“Tahun lalu juga ada bantuan dari pihak lain. Dan kita sangat dukung untuk mengintervensi anak-anak,” terangnya.
Kepada Bank NTT, ia berharap agar kegiatan serupa dapat delanjut terus di tahun-tahun mendatang. “Semoga tidak hanya tahun ini. Tetapi bisa berlanjut. Karena Stunting ini sangat membutuhkan perhatian,” tandasnya. (*)





Tinggalkan Balasan