Puluhan pasang mata pun tertuju padanya. Kezia bak bintang ditengah redupnya langit Kota Kupang. Para pengunjung terbius dengan alunan musik dari petikan dawai Sasando yang dimainkan.
Dentingan Sasando Keiza seakan memecah heningnya Pantai Lasiana malam itu. Jarinya lincah dan piawai memainkan irama lagu, dengan alunan musik silih berganti.
“Nice,” puji seorang wisatawan Prancis yang tengah menikmati hidangan menu seafood khas NTT di cafe milik Coop Tanaoba Lais Manekat (TLM) Indonesia itu.
Pengunjung La Cove Kupang pun tak ingin ketinggalan. Mereka sontak bangun dan menghampiri Keiza untuk mengabadikan momen bersamanya.
Sungguh kesan luar biasa yang ditampilkan Keiza. Ia sekaligus mempromosikan alat musik tradisional khas Rote Ndao, NTT itu ke wisatawan mancanegara. (*)





Tinggalkan Balasan