Kata Joe Radha, Manotona bahkan mengaku dirinya pernah jadi wartawan dan paham etika jurnalistik.

“Spy kamu ttau TDK ada perusahaan Manotona Laia, cukup saya ingatkan, sy jg pernah jadi wartawan dan saya tau etikanya,” sebut Manotona.

Ketika dikonfirmasi terkait ancaman somasi ini, Manotona malah menantang dan menuding Frids W Lado atau Idus, sebagai wartawan gadungan.

Dalam konfirmasi yang dilakukan kepada Manotona lewat WhatsApp, Jumat (10/02/2023) sudah memperkenalkan diri dan menyebut nama media.

“Silahkan aja KL anda SDH merasa benar silahkan, tp wartawan yg menulis TDK pernah menunjukan KTA ke saya patut di duga wartawan gadungan, inilah etika jurnalnya, narasumber itu anda TDK memaksanya utk mengecek, yg bukan tugasnya, anda aja TDK bisa menunjukan identitas anda sebagai wartawan, coba dr mana saya tau anda wartawan kan saya TDK tau,” kata Manotona melalui pesan WhatssAppnya. (*/KN)