Sementara Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, Stefanus Donny Heatubun saat itu pun senada. Dia menegaskan bahwa jika dulu teknologi adalah alternatif pilihan maka sekarang sudah tidak lagi karena menjadi kebutuhan. “Kita bersyukur pagi ini Kios Elkana  menjadi agen Be Ju Bisa dari Bank NTT dan tentunya kami dari Bank Indonesia sangat mendukung ini. Kita punya semacam tagline, untuk menggunaan jargon Indonesia standar ‘Cemumuah’ yakni Cepat Mudah, Murah, Aman dan Handal,” ujar dia.

Dia mengharapkan dengan kehadiran agen ini, maka Bank NTT sudah sama seperti apotik, 24 jam selalu hadir. “Sekali lagi selamat kepada Bank NTT, pak bupati, juga Ibu Lidya. Mari kita dukung bersma-sama digitalisasi di Kabupaten Belu ini, biar pelayanannya bisa berjalan baik,” pungkasnya.

Sedangkan agen Be Ju Bisa, Ny. Lidya kepada media ini menjelaskan pihaknya sudah bermitra dengan Bank NTT sejak 2019 lalu. “Alasan saya bermitra agar membantu mempercepat pertumbuhan usaha karena ada banyak kemudahan yang saya dapat dari bermitra dengan Bank NTT,” ujarnya sembari mengharapkan kerjasama ini terus berlanjut dan tidak sebatas pada Kredit Mikro Merdeka melainkan lebih lagi, terutama kepada nasabah yang memiliki track record baik. Dia menuturkan, selama ini yang paling banyak dipilih oleh warga dalam bertransaksi adalah, pemelian pulsa listrik dan HP, pengiriman dan tarik tunai serta transfer. (HUMAS BANK NTT)