“Sehingga beliau kita apresiasi dengan memberikan award. Mudah-mudahan beliau menjadi inspirasi bagi ibu-ibu untuk menopang ekonomi rumah tangga dengan aktifitas-aktifitas yang cerdas. Memanfaatkan waktu secara efektif dengan menggunakan aplikasi Be Pung Mobile Bank NTT.”

Kepala OJK NTT, Japarmen Manalu saat itu dalam sambutannya menjelaskan bahwa yang terutama dalam sebuah bisnis adalah kepercayaan. “Termasuk juga tadi ibu Lidya sebagai agen Laku Pandai, tentu Pak Alex (Dirut Bank NTT) memberi fasilitas karena kepercayaan. Nah tentunya kembali saya ingatkan untuk kita menjaga kepercayaan itu, terutama Ibu Lidya, kepercayaan yang diberikan oleh Bank NTT agar dijaga,” ungkap Japarmen.

Menurutnya, Agen Laku Pandai ini nilai-nilai kehidupannya sangat bagus karena konsepnya antara bank dan nasabah serta masyarakat bertumbuh bersama. Di sisi lain di BPD dengan kerjasama Be Ju Bisa ini, akan menekan efisiensi karena Bank NTT tidak perlu menggaji karyawan yang banyak, juga tak butuh bangunan kantor, membayar listrik, namun di sisi lain, Agen Laku Pandai pun mendapat tambahan penghasilan.

“Kita sangat apresiasi langkah-langkah seperti ini. Salah satu tugas kita juga untuk meningkatkan literasi atau keterampilan untuk memahami jasa-jasa keuangan yang diberikan oleh industri jasa keuanhgan. Seperti jasa menyimpan, meminjam, bisa melayani transaksi beli pulsa dan sebagainya,” ungkapnya.

Sementara Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, Stefanus Donny Heatubun saat itu pun senada. Dia menegaskan bahwa jika dulu teknologi adalah alternatif pilihan maka sekarang sudah tidak lagi karena menjadi kebutuhan. “Kita bersyukur pagi ini Kios Elkana  menjadi agen Be Ju Bisa dari Bank NTT dan tentunya kami dari Bank Indonesia sangat mendukung ini. Kita punya semacam tagline, untuk menggunaan jargon Indonesia standar ‘Cemumuah’ yakni Cepat Mudah, Murah, Aman dan Handal,” ujar dia.

Dia mengharapkan dengan kehadiran agen ini, maka Bank NTT sudah sama seperti apotik, 24 jam selalu hadir. “Sekali lagi selamat kepada Bank NTT, pak bupati, juga Ibu Lidya. Mari kita dukung bersma-sama digitalisasi di Kabupaten Belu ini, biar pelayanannya bisa berjalan baik,” pungkasnya.