Menurutnya, Presiden Joko Widodo tengah mendorong pengembangan EBT sebagai proyek strategis nasional melalui Perpres Nomor 112 Tahun 2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik, dua hari sebelum perhelatan KTT G20.
Dia menjelaskan, eksplorasi geothermal, dinilai untuk mengurangi pemakaian listrik diesel dan mempercepat rasio elektrifikasi.
Apalagi, kata dia, ketergantungan terhadap pembangkit listrik tenaga diesel saat ini masih sangat tinggi, meskipun di wilayah Jawa sudah perlahan dimatikan demi mengurangi emisi karbon.
“Kami sudah dapat amanah dari presiden bahwa saat 100 tahun Indonesia merdeka, rasio elektrifikasi di Indonesia harus sudah 100 persen, dan itu menggunakan EBT,” pungkasnya.
Warga Desa Lungar, Simon Wajong yang hadir saat itu mengaku prihatin dengan rencana rencana perluasan PLTP Ulumbu. Mereka justru tidak percaya dengan janji PLN dan rayuan Pemda untuk meloloskan proyek itu.
“Lahan kami luas, dan masuk ke dalam kawasan PLTP Ulumbu. Apakah PLN bisa jamin warga Poco Leok, jika terjadi seperti lumpur Lapindo. Bagaimana tanggung jawab PLN,” tegas Simon.



Tinggalkan Balasan