Untuk diketahui, kinerja Karang Taruna di Provinsi NTT cukup mencatat sejarah, karena aneka kreatifitasnya. Salah satu contoh di Kota Kupang, ada sebuah pasukan khusus yang dibentuk Pengurus Karang Taruna Kota Kupang, yang diberi nama Brigade Lima. Tim kecil beranggotakan 10 orang ini adalah sebuah tim reaksi cepat untuk mengatasi beraneka program. Seperti halnya fogging massal bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Kupang. Mereka berhasil menyelamatkan warga di kawasan zona merah malaria, dimana pengasapan dilakukan pada radius 100 meter dari rumah warga yang anaknya terkena Malaria.
Tak hanya itu, tatkala Kota Kupang dihantam badai Seroja, tim kecil bentukan Stenly Boymau ini melakukan kerjasama dengan Bank NTT, yang menerima 10 unit mesin chainsaw (sensor) dalam bentuk pinjam pakai, dan mereka berhasil melayani 381 titik yang terisolir, dari total 489 pengaduan warga yang masuk. Seluruhnya dilakukan secara gratis. Masih ada sejumlah kegiatann lagi, dan pada Oktober kemarin, saat perayaan Bulan Bhakti Karang Taruna tingkat Kota Kupang tahun 2022, Karang Taruna Kota Kupang meluncurkan sebuah program, bertitel ‘Bhakti Untuk Negeri’, yang mana dalam program ini, akan dibagikan secara gratis abate kepada warga dan juga pelayanan fogging. (tim)





Tinggalkan Balasan