Dalam peta lokasi Wallped Perluasan PLTP Ulumbu (Poco Leok), pengeboran dan uji 10 buah sumur di 7 tapak Wellped. Dalam proyek perluasan PLTP Ulumbu ini juga akan ada laydown area (untuk mess dan tempat material); penyesuaian rute dan pelebaran jalan akses; konstruksi pembangkit listrik; konstruksi pipa baru dan fasilitas pendukung lainnya.
PLTP Ulumbu berada langsung di bawah PT PLN, serta memiliki dua anak perusahaan yakni, PT. Indonesia Power dan PT Cogindo Daya Bersama (Cogindo).
Perluasan proyek PLTP Ulumbu ini juga terjadi menyusul penetapan Pulau Flores sebagai pulau panas bumi pada 2017, yang mendorong eksploitasi di beberapa tempat, termasuk di Wae Sano di Kabupaten Manggarai Barat dan Mataloko di Kabupaten Ngada, yang juga mendapat resistensi warga.
PLN terus gencar melakukan pendekatan kepada warga di Poco Leok dan beberapa kali mendatangkan akademisi dari beberapa universitas, seperti Universitas Hasanudin Makasar, Institut Teknologi Bandung, Universitas Pertamina, dan Universitas Trisakti Jakarta.



Tinggalkan Balasan