Walikota periode 2017-2022 itu optimis jika pemerintah bekerja dengan jujur maka pasti semua akan bisa terlayani. “Yang penting pemimpinnya tidak korupsi pasti masalah di kota ini akan beres” tegasnya. Tidak lupa Jeriko menyampaikan terima kasih kepada para relawan, tokoh agama, RT dan RW, tokoh pemuda dan LPM, Lurah dan Camat setempat yang turut serta hadir dalam penyerahan kunci bedah rumah saat itu.
Pada kesempatan tersebut Wali Kota yang akan mengakhiri masa jabatannya di bulan Agustus 2022 mendatang juga mohon pamit kepada seluruh masyarakat. “Jika dalam sikap dan pernyataan saya selama ini telah mencederai hati saudara-saudara sekalian saya mohon maaf”, ujar Jeriko menutup sambutannya.
Sebelum menuju ke Kelurahan Oebufu rombongan Wali Kota Kupang juga menyerahkan kunci rumah yang sudah selesai dibedah milik Ayub Nabunome, seorang penjual ikan di RT.02/ RW.01 Kelurahan Belo, kemudian menuju kediaman Ibu Theresia Tafuli, seorang janda di RT.25/ RW.07 Kelurahan Kolhua, lalu berlanjut ke kediaman Naraias Hailitik yang bekerja sebagai pekerja serabutan di RT.021/ RW.009 kelurahan Oepura setelah itu menuju rumah milik Ibu Neuke Sinlae Dida di RT.04/RW.02 kelurahan Maulafa keseluruhannya di kecamatan Maulafa.





Tinggalkan Balasan