Sebelum menuju ke Kelurahan Oebufu rombongan Wali Kota Kupang juga menyerahkan kunci rumah yang sudah selesai dibedah milik Ayub Nabunome, seorang penjual ikan di RT.02/ RW.01 Kelurahan Belo, kemudian menuju kediaman Ibu Theresia Tafuli, seorang janda di RT.25/ RW.07 Kelurahan Kolhua, lalu berlanjut ke kediaman Naraias Hailitik yang bekerja sebagai pekerja serabutan di RT.021/ RW.009 kelurahan Oepura setelah itu menuju rumah milik Ibu Neuke Sinlae Dida di RT.04/RW.02 kelurahan Maulafa keseluruhannya di kecamatan Maulafa.

Dua hari sebelumnya, Selasa (17/05/2022) Wali Kota Kupang bersama rombongan hadir di rumah Erens Dominggus Biri RT.016/RW.007 Kelurahan Naioni. Sebelumnya Wali Kota juga mengantar kunci rumah yang selesai dibedah kepada Ibu Paulina Wila RT.04/RW.02 Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, kemudian dilanjutkan penyerahan kunci dirumah Bapak Yefta Melianus Makandolu RT.05/RW.02, dan dilanjutkan ke rumah milik Bapak Mes Dethan RT.15/RW.05. Keduanya tinggal di Kelurahan Naikoten Kecamatan Kota Raja.

Setelah dari Kecamatan Kota Raja, Wali Kota dan rombongan menuju rumah milik Andreas Pelang, di RT.11/RW.03 Kelurahan Fatululi Kecamatan Oebobo, kemudian berakhir di rumah milik Ibu Susana Taek Sirah RT.05/RW.02 kelurahan Oeba dan rumah milik Ester Sofa Elly, seorang janda di RT.11/RW.03 keduanya di Kecamatan Kota Lama.

Setelah menjalankan ibadah pada Minggu (22/05/2022), Wali Kota Kupang bersama rombongan kembali mengantar kunci bedah rumah bagi masyarakat penerima manfaat. Rumah pertama yang disambangi Wali Kota adalah rumah milik Damianus Atolo yang bekerja sebagai tukang di RT.07/RW.03, Kelurahan Naimata kemudian dilanjutkan ke rumah Petrus Rehe Poti di RT.28/RW.11 dan Lorens Lawalu di RT.31/RW.12, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa.

Sebelumnya Wali Kota bersama rombongan terlebih dahulu mengantar kunci rumah ke kediaman bapak Alfred Nale di RT.011/ RW.005 Kelurahan Batuplat. Afred adalah seorang kepala keluarga lanjut usia yang tinggal bersama istri dan 7 orang anaknya. Sebelum rumahnya dibedah, ia tinggal dirumah yang sangat tidak layak huni karena sebagian rumah tersebut telah reot termakan usia. Dinding ditambal seadanya karena berlubang hampir di semua bagian rumahnya dan tidak ada kamar yang memadai bagi anggota keluarganya. (PKP_jms)