“Melihat Samuel Ufi dan keluarganya jalani hidup di rumah kecil ini membuat kami merasa prihatin sekaligus berharap semoga keluarga ini mendapat uluran tangan dari program-program yang disiapkan pemerintah. Satu hal yang membanggakan saya adalah bagaimana Samuel berjuang untuk membantu adiknya sehingga saat ini Paul Ufi telah menjadi seorang sarjana. Bagi saya ini adalah sebuah pembelajaran bagi kita semua bahwa dalam kondisi apapun kita harus tetap berjuang” ungkap Melkiur.
Atas nama kelurga Ufi dan masyarakat RT.34/RW.07, Melkiur meyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kupang, karena berkat perhatiannya rumah dari saudara mereka Samuel Ufi telah dibedah menjadi rumah yang layak huni. Diakuinya jika tidak ada program bedah rumah ini, akan sulit bagi Samuel untuk membangun sebuah rumah layak huni bagi keluarganya. Dia berharap agar program ini terus dilanjutkan karena betul-betul menyentuh masyarakat kecil.
Pada kesempatan yang sama Wali Kota Kupang dalam sambutannya mengatakan bahwa program bedah rumah merupakan salah satu dari program pro-rakyat prioritas pemerintah Kota Kupang. Dikatakannya bahwa saat ini pemerintah telah membedah kurang lebih 1143 rumah bagi masyarakat Kota Kupang. Wali Kota yang biasa disapa Jeriko ini mengakui masih banyak masyarakat yang belum terlayani program ini oleh karena berbagai kendala salah satunya adalah anggaran. Oleh sebab itu dia mengimbau warga yang belum mendapat bantuan untuk bersabar dan menunggu giliran.





Tinggalkan Balasan