“Mewakili panitia, kami menyampaikan permohonan maaf bila keputusan ini merugikan teman-teman,” pungkas dia.
Sementara itu, Manager Warta FC Alan Grasilan menyayangkan keputusan panitia tersebut. Menurut dia, Warta FC tidak memiliki supporter apalagi membuat kericuhan di arena lapangan Watu Motang. Ia menegaskan bahwa, keputusan panitia sangat merugikan Warta FC. Padahal klub wartawan Manggarai itu memiliki peluang besar untuk menjadi kampiun dalam ajang tersebut.
“Kami tidak memiliki supporter. Bagaimana bisa membuat kericuhan. Seharusnya, klub yang membawa supporter dan berulah itu yang didiskualifikasi,” tegas Alan.
Kendati keputusan ini dinilai kurang adil dan merugikan tim Warta FC, namun pihaknya tetap menghargai keputusan panitia demi kesuksesan penggalanan dana pembangunan Gereja Stasi Kole.
“Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada panitia maupun supporter apabila selama mengikuti pertandingan, ada hal kurang berkenan yang dilakukan Warta FC,” ucap Alan. (*)





Tinggalkan Balasan