Selain itu, ia juga telah bersurat ke Ketua DPD Partai PDIP NTT, dengan tembusan ke Wakil Bidang Kehormatan Partai dan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.

“Surat itu saya yang hantar sendiri. Dengan harapan para petinggi partai dapat membina dan membenahi kader-kader mereka, agar jabatan yang dipercayakan itu bisa digunakan secara baik untuk melayani masyarakat. Bukan hanya golongan tertentu,” tandasnya.

Lapor Anis Mase

Florince menegaskan, hingga saat ini ia masih memiliki jiwa besar untuk menunggu dan berkomunikasi secara baik dengan mereka. Namun, jika dalam perjalanan merasa tertekan dan terdesak, maka ia akan melaporkan Anis Mase ke pihak kepolisian.

“Saya masih punya jiwa besar untuk berbicara secara baik dengan mereka. Tetapi jika tidak ada itikad baik dari mereka dan merasa posisi saya tertekan dan terdesak, maka tentu saya akan tempu jalur hukum juga,” tegasnya.

“Karena masalah ini publik sudah tahu, sehingga biarkan aparat yang membuktikan. Semua bukti percakapan ada. Kalau Anis Mase bantah, maka saya lapor polisi untuk membuka dan membuktikan semua percakapan di Telkomsel,” pungkasnya.(*)