“Kalu dana itu tidak ada bunganya, tolong disampaikan sejujurnya. Kalaupun bunganya sudah ada, harus disalurkan juga, biar tidak ada spekulasi liar ditengah masyarakat,” harapnya.

Sementara Kepala BRI Cabang Kupang Stefanus Juarto mengatakan, pihaknya di Bank BRI hanya menerima titipan bantuan dana stimulan dari pemerintah pusat untuk masyarakat terdampak seroja di Kota Kupang.

“Dana ini hanya dititipkan oleh pemerintah untuk disalurkan kepada masyarakat. Jadi ketika kami diberi tugas, maka kami akan menjalankan amanah itu secara baik,” jelas Sefanus Juarto.

Menurutnya, saat ini Bank BRI sudah siap, untuk menyalurkan dana bantuan kepada masyarakat, jika seluruh proses administrasinya sudah dinyatakan lengkap oleh BPBD Kota Kupang.

“Karena memang masih ada pihak yang belum melengkapi administrasinya. Sehingga kita belum bisa membuka rekeningnya. Rekening itu bisa dibuka, jika sudah ada data yang valid dari BPBD Kota Kupang,” ungkapnya.

Ia menerangkan, proses verifikasi data masyarakat penerima bantuan dilakukan langsung oleh Pemkot Kupang, melalui BPBD, sehingga ketika semua datanya sudah lengkap, uangnya segera ditransfer ke nomor rekening masing-masing.