Hal senada juga datang dari Ferdinandus Lidang Witi, S.E., M. Kom., selaku Praktisi media. Menurutnya, yang digital itu bukan TV tapi siarannya yang dalam bentuk digital.

“Hal ini ditandai dengan konsumen atau masyarakat penonton siaran TV Digital akan mendapatkan audio, video, dan data,” pungkas Ferdinandus.

Ia pun mengajak semua pihak agar mendukung program migrasi TV Digital ini, sebab berdasarkan regulasi akan ada peluang bertumbuhnya konten kreator lokal.

“Yang paling penting adalah dalam siaran digital ada peluang muatan konten lokal, jadi ada harapan terbentuknya TV lokal baru,” tutup Ferdinandus.

Diketahui, giat Ditjen IKP di Ende berlangsung meriah dengan kehadiran band TMC Music Cultural Ende dan penampilan apik duet host Dewi Ingrida-Sam Nasir. (*)