Bupati Djafar berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan secara baik untuk memberi pencerahan. Tujuannya, agar masyarakat kabupaten Ende semakin siap menyambut program migrasi ke siaran TV digital. Tentunya dengan mendukung seluruh perkembangan kemajuan, baik teknologi penyiaran televisi maupun dampak sosial ekonominya.

Selain itu, Djafar berharap bantuan dan dukungan dari Kemkominfo ke depannya agar mendapatkan perhatian prioritas dalam berbagai program inovasi baru di kabupaten Ende.

Ketahui, Pertunra di Ende menghadirkan beberapa narasumber, salah satunya adalah Agung Suprio, Ketua KPI Pusat yang membawakan materinya via zoom.

Demikian Agung dalam pemaparannya bahwa TV itu adalah TV Free To Air (FTA) atau TV yang setiap hari kita tonton di layar TV. Tayangan itu menggunakan sistem analog. Karenanya, tayangan tidak jernih, banyak semut. Itu khas TV analog,” terang agung.

Lalu, lanjutnya, “sedangkan TV digital adalah tayangannya lebih jernih. TV digital bukan internet. Untuk menayangkannya membutuhkan perangkat yang kenal dengan nama set top box,” pungkasnya.