Kepada wartawan, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menjelaskan bahwa kredit Mikro Merdeka adalah skim kredit yang sengaja didesain untuk meringankan beban ekonomi masyarakat kecil yang mau berusaha.
Dengan nilai pinjaman Rp5 Juta, masyarakat diberikan banyak kemudahan seperti mendapatkan kredit tanpa jaminan, tanpa bunga dan yang melegakan adalah tanpa diganggu oleh rentenir.
Ketika pemerintah provinsi NTT menghadirkan program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) skema pertanian dengan pola kemitraan, maka Bank NTT menurut Alex, ikut mendukung dengan skim kredit yang sama.
Sementara, Pimpinan Cabang Bank NTT Lewoleba, Petrus Soba Lewar mengurai ada lima kanal pembayaran yang mereka fasilitasi yakni Merchant EDC sebanyak 6 buah, 2 agen Laku Pandai 2, 168 Agen Di@ Bisa, dan untuk seluruh Kabupaten Lembata, Bank NTT memiliki 530 Merchant QRIS. Sementara khusus Pasar Pada, ada 176 Merchant QRIS. (HUMAS BANK NTT)





Tinggalkan Balasan