Saat itu, mantan Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI ini berbelanja ikan kering di lapak miliknya.
Perempuan paruh baya yang adalah salah satu merchant QRIS Bank NTT di pasar ini mengisahkan, usahanya maju karena dimodali oleh Bank NTT dengan skim kredit Mikro Merdeka.
Diakuinya, usaha mereka di pasar tersebut kian maju sehingga mereka membutuhkan cool box untuk menampung ikan dalam jumlah yang besar.
“Karena itu kami sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah, supaya kami bisa memperoleh tempat menampung ikan,” ujar mama Agustina lagi.
Permintaannya langsung disetujui oleh Gubernur VBL, yang saat itu berjanji segera merealisasikan permintaan para pedagang pasar.
Beberapa saat kemudian, Gubernur VBL pun memanggil Kepala Biro Umum Setda NTT, George Hadjoh dan memerintahnya segera menangani permintaan tersebut.
Hadir mendampingi Gubernur VBL di Pasar Pada, yang merupakan pasar digital di Lembata, Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Sekda Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing, para kepala dinas tingkat provinsi maupun Forkopimda Kabupaten Lembata.





Tinggalkan Balasan