Ia pun meminta kepada para pelaku UMKM tuk jangan pernah putus asa mempromosikan produk lewat berbagai platform medsos. Kemudian, tambah Matil, bekerjasama dengan e-commers seperti gofood dan grabfood. Lalu, variasi produk dan kualitas pelayanan dan paling penting adalah terus mencari tahu apa yang diinginkan pelanggan. 

Sementara itu, Pemimpin Cabag Bank NTT Mbay Mathias Narab Tifaona menekankan pada Peningkatan SDM menuju UMKM Go Digital. 

Menurut Mathias, Bank NTT melakukan dua grand strategis yaitu menurunkan angka Kemiskinan dan pengangguran melalui pembiayaan UMKM berbasis potensi lokal dan berorientasi industri. Lalu, percepatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembiayaan infrastruktur dan industrialisasi komoditi unggulan.

“Salah satu yang dimiliki Bank NTT sekarang adalah layanan mobile banking, sms banking  dan sebagainya yang menggunakan jaringan internet. Ini membuktikan Bank NTT juga sudah Digital,” tukasnya. ( Yhono Hande)