“Saya akan perjuangkan apa yang disampaikan Ketum Iriawan, bahwa NTT akan memiliki tiga stadion besar setara internasional,” jelas Chris Mboeik.
Di masa kepemimpinannya, ia berkomitmen untuk melakunan kompetisi di tingkat NTT, sesuai hasil kongres yang sudah ditetapkan. Bahwa sepak bola U-15 akan diselenggarakan di Atambua, U-17 di Sikka, dan Piala Eltari di Kabupaten Lembata.
Wakil Ketua DPRD II NTT ini menambahkan, kehadiraan Ketuam PSSI Pusat di Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki nilai plus dan sebuah modal kuat bagi PSSI NTT, untuk bisa melakukan lobi-lobi ke stakeholder pusat, agar lebih memperhatikan sepak bola NTT.
“Kedatangan Ketum PSSI merupakan modal bagi PSSI NTT untuk melakukan lobi ke pusat, agar kita lebih diperhatikan. Temasuk para pemain kita. Karena menempatkan pemain NTT di Timnas itu perlu banyak upaya,” jelasnya.
“Tidak hanya sekedar siapkan skill pemain. Tetapi wajib lakukan lobo-lobi dengam stakeholder di pusat agar bisa diperhatikan. Jadi kita punya nilai unggul hari ini, karena ketum datang sendiri kesini,” tandasnya. (*)





Tinggalkan Balasan