Dukungan Direktur Utama Bank NTT ini telah diberikan sejak masih menjabat sebagai Direktur Dana Bank NTT. Panitia menyebut, Dirut Alex Riwu Kaho sudah terlibat langsung sejak penggalangan dana awal.
“Bapak Alex terlibat sejak awal saat patung Bunda Maria ini baru 4 tiang. Kemudian kami kesulitan dana pada bulan November 2019. Pada Februari 2020 Bapak Alex masih jadi Direktur Dana berkunjung ke Pentas Seni anak sekolah, dan ketika itu Bank NTT mensuport untuk penggalangan dana pertama. Saat itu panitia mendapatkan dana cukup besar,” jelas Januarius.
Sehari setelah penggalangan dana dan peluncuran album rohani, Alex Riwu Kaho diangkat menjadi Plt. Dirut Bank NTT dalam RUPS yang berlangsung di Kantor Gubernur NTT. Pasca menjadi Dirut, Alex Riwu Kaho terus terlibat dalam pembangunan Taman Doa sampai dengan peresmian patung Santa Maria Imakulata.
Taman Doa Santa Maria Imakulata akan didesain dengan kreatif di mana lokasi itu akan menjadi pertumbuhan ekonomi baru bagi umat. Panitia masih membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak baik dalam bentuk doa maupun materi, sehingga pembangunan Taman Doa Santa Maria Imakulata segera rampung dan menjadi ikon wisata rohani di Indonesia khususnya di daratan Pulau Timor.





Tinggalkan Balasan