“Bukan hanya soal Agama, tapi nilai kemanusiaan itu yang senantiasa dibangun dan dipelihara bersama,” kata Pastor Paroki Sasi P. Jose Nitsae, OFM Konv dalam kunjungan kerja Gubernur NTT, Sabtu 22 Januari 2022.
Pater Jose mengisahkan, pernah bertemu dengan sekelompok rombongan peziarah asal Kalimantan. Kelompok peziarah itu bukan dari kalangan Katolik, bukan juga Kristen, tapi mereka beragama Islam yang mengaku sangat tertarik dengan arsitektur Gereja Santu Antonius Padua.
Daya magis Gereja Santu Antonius Padua juga berhasil memikat sebuah keluarga dari Rote Ndao. Mereka datang ke Gereja Santu Antonius Padua karena ilham yang meminta mereka, agar harus berkunjung ke tempat tersebut untuk mendapatkan sebuah berkat.
“Tempat ini sangat terbuka untuk semua, bukan hanya untuk kalangan Katolik saja. Hal ini kami buktikan dengan pembangunan patung Bunda Maria, bahwa bukan hanya dari Katolik saja tapi lintas Agama juga turut memberikan perhatian dan dukungan,” jelas Pater Jose.
Luas lahan 1 Ha di sekitar Patung Santa Maria Imakulata akan dibangun taman doa. Kehadiran Taman Doa Santa Maria Imakulata akan menambah nilai religius, sekaligus menjadi destinasi wisata rohani yang bisa dikunjungi oleh siapa saja, dan dari agama manapun.





Tinggalkan Balasan