“Rekaman suara yang dikatakan terang benderang oleh SM telah dilampirkan dalam laporan kami kepada bapak Kapolda NTT. Karena ada pelaku lain yang harus bertanggungjawab atas kematian Astrid dan Lael Maccabee,” jelasnya.
Fakta lain yang ditemukan TPFI adalah percakapan antara dua orang berinisial F dan Q, dimana mereka menyebutkan kronologi sebenarnya dari kasus pembunuhan Astrid dan Lael.
“Dalam percakapan, F dan Q menyebutkan, Randy tidak terlibat dalam pembunuhan itu. Dia hanya berperan untuk menguburkan kedua jenazah. Dan jika Randy bukan pembunuhnya, maka sangat klop dengan pernyataan SM bahwa pelakunya lebih dari dua orang,” terang Buang Sine.
Sementara fakta lain yang dihimpun TPFI dari pihak keluarga Randy, menerangkan bahwa, ketika Randy hendak menyerahkan diri ke Polda NTT, ia sempat menyampaikan kepada keluarganya bahwa, dia bukan pelaku pembunuhan Astrid dan Lael.
“Hal itu dikuatkan dengan rekaman suara dari mama besar Randy dan fakta itu menunjukan bahwa, Randy bukan pembunuhnya. Karena dia sendiri yang menyampaikan kepada keluarganya,” ungkapnya.



Tinggalkan Balasan