“Karena barang siapa yang melindungi orang kecil secara sah melalui UU, maka dia akan mendapatkan mahkota,” jelas Wagub Nae Soi.

Ia menyebut, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur tengah mencari jalan kluar, agar para pekerja tidak lagi merantau ke luar negeri, karena NTT memiliki potensi alam yang sangat kuar biasa.

“Oleh karena itu, mari kita berdiskusi dan mengambil satu kesimpulan yang baik, untuk nasib para pekerja migran kita,” jelasnya.

Nae Soi menjelaskan, kalaupun mereka harus menjadi pekerja migran di negara lain, sebelum berangkat, mereka harus diberikan pengertian sehingga tidak menimbulkan masalah antara majikan dan para pekerja migran.

“Mereka harus dipersiapkan sebelum berangkat. Karena masih sangat kurang pengertian pekerja kita terhadap dunia kerja yang akan mereka kerjakan. Mindshet mereka harus diubah,” terangnya. (*)