“Kunci keberhasilan pencegahan korupsi di Pemda ialah komitmen pimpinan, integritas ASN, sistem tata kelola yang terintegrasi, pengawasan yang memadai, reward and punishment serta partisipasi aktif publik dan stakeholders,” jelas Lili.

Ketua KPK RI Firli Bahuri melalui video menyampaikan, penyelamatan aset milik negara menjadi penting karena ini adalah salah satu upaya untuk mencegah kerugian, baik itu keuangan negara maupun yang akan berpengaruh kepada perekonomian negara.

Melalui langkah ini PLN makin optimis atas perlindungan aset negara untuk digunakan dalam kegiatan ketenagalistrikan nasional.

“Prosesnya semakin cepat, berkasnya kian ringkas, hasilnya semakin jelas, sertifikasi sisa lahan PLN yang tersisa pun dapat tertangani lebih cepat dan efektif,” tandasnya.

Acara ini ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama pemberantasan korupsi terintegrasi oleh Kepala Daerah se-NTT disaksikan pimpinan KPK, Kapolda, Kajati, Kaper BPKP NTT, DPRD, dilanjutkan dengan penyerahan 572 sertifikat periode Januari-Oktober 2021 dari Kanwil BPN ke Pemda dan PLN. (Prokopim Kab. Kupang)