“Dalam program strategis Bank NTT di tahun 2023 target Bank NTT menjadi Bank
Devisa. Salah satu persyaratan bank devisa adalah tingkat kesehatan bank minimal selama 18 bulan terakhir. Persyaratan tersebut mengisyaratkan agar Bank NTT tetap menjaga dan mempertahankan diri sebagai Bank Sehat,” imbuh Riwu Kaho.
Meski meraih hasil yang gemilang, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menjelaskan, sebagai Bank sehat, tantangan untuk mempertahankan predikat Bank Sehat akan lebih sulit.
Namun sebagai bank sehat, terbuka peluang bagi Bank NTT untuk meningkatkan bisnis bank ke depan. Salah satu peluang tersebut adalah digitalisasi.
“Bank NTT harus mampu dengan cepat beradaptasi dengan perubahan dinamika
di dunia perbankan saat ini. Adaptasi di bidang teknologi harus mampu dilakukan Bank NTT dengan memanfaatkan peran digitalisasi. Digitalisasi di bidang operasional dan bisnis,” pinta Alex Riwu Kaho.
Menurut Dirut, digitalisasi mampu meningkatkan efisiensi dan meningkatkan income bank. Digitalisasi disesuaikan dengan kebutuhan customer dan debitur Bank NTT.





Tinggalkan Balasan