Dia berharap, restoran dan karaoke KTV dapat menyerap tenaga kerja, karena restoran dan tempat karoke itu pasti membutuhkan pramusaji dan para pekerja lainnya.

Rencananya pihak manajemen akan menggunakan 85 persen tenaga lokal dari Kota Ende, sedangkan sisanya akan didatangkan dari luar daerah.

“Saya berharap dengan adanya restoran dan tempat karaoke ini, setidaknya bisa kembali menggairahkan dunia usaha yang selama ini sempat mengalami kelesuan akibat pandemi Covid-19,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, pihak manajemen Arwana Group 898 juga menyerahkan bantuan kostum bola voli, dan futsal, kepada pemuda dan pemudi di Kota Ende.*