“Di NTT waktu awal pandemi hanya ada di Kupang. Untuk itu, kami berupaya dari Yayasan mendorong, agar dibangun laboratorium PCR di Sumba,” ungkap Budidharma.
Angel Supit selaku perwakilan dari Wahana Visi Indonesia berharap, agar bantuan laboratorium PCR tersebut bisa digunakan oleh semua orang, khususnya anak-anak agar mereka lebih paham dan kuat dalam pencegahan Covid-19.
“Harapan kami semua anak di Sumba Timur boleh memiliki hidup yang sesungguhnya karena mereka adalah masa depan bangsa,” ujar Angel.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dukungan dari Pemkab Sumba Timur, dan pihak Rumah Sakit, sehingga kami bisa berpartisipasi dalam acara ini. Semoga kehadiran kami bisa membantu Sumba Timur terbebas dari Covid-19,” tandasnya.*





Tinggalkan Balasan