Realokasi Pupuk

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT sebagai instansi yang membidangi program TJPS mengakui adanya pengurangan kuota tahun ini dibangding tahun 2020.

Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Lecky Frederich Koli, STP mengatakan, khusus pupuk NPK, kuota untuk Provinsi NTT Tahun 2020 adalah 19.129 ton.

“Sedangkan 2021 turun menjadi 16.914 ton, sehingga memang kuota untuk semua Kabupaten di NTT turun,” ujar Kadis Lecky kepada Koranntt.com belum lama ini.

Meski demikian, dia menegaskan bahwa saat ini masih ada sisa kuota pupuk yang akan direalokasi kepada para petani di NTT.

“Penyerpan bulan Januari dan Februari baru terserap pupuk urea 64,41%, sedangkan NPK penyerapan 72,5%. Artinya masih ada sisa kuota. Tinggal dilakukan realokasi saja,” tandas Lecky.

Program TJPS sebenarnya bukan hanya pada tataran wacana. Gubernur NTT Viktor Laiskodat telah melakukan panen jagung di berbagai wilayah di NTT.

Kegiatan pertanian yang diintegrasikan dengan program peternakan ini diharapkan mampu menjadi roh baru pembangunan di NTT.