Kuota Kurang
Kelangkaan pupuk bukan saja terjadi di Kabupaten Manggarai Barat. Pemerintah Kabupaten Manggarai pun mengeluh, karena kuota pupuk bersubsidi yang diterima dari pemerintah Provinsi NTT menurun drastis.
Kuota tahun ini dinilai jauh dari kebutuhan petani, untuk mendapatkan pupuk bersubsidi. Karena kuota yang terbatas, mereka memprediksi bahwa akan terjadi penurunan hasil produksi pertanian.
Tahun ini, Kabupaten Manggarai hanya memperoleh 5.560, dari total 26.826 ton pupuk bersubsidi yang diusulkan, untuk disalurkan kepada para petani.
“Melalui Dinas Pertanian Provinsi, total usulan kami 26.826 ton, yang dialokasi 5.560 ton,” kata Kepala Bidang Penyuluhan, Sarana dan Prasarana, Yuliana T. Setia kepada Koranntt.com.
Dia menjelaskan, meskipun kuota pupuk bersubsidi yang dialokasikan sangat sedikit, namun dipastikan semua petani yang telah terdaftar dalam RDKK mendapatkan bagian, meski tidak sesuai kebutuhan.
“Kita bisa pastikan dengan jumlah kuota yang terbatas, semua petani mendapat bagian, tetapi tidak sesuai dengan kebutuhan,” ujarnya.



Tinggalkan Balasan