Dia menceritakan, hingga tanaman padinya berumur 1,5 bulan, pupuk belum didapatkan. Akibatnya, tanaman padi di sawah seluas 1 Ha miliknya terancam gagal panen.
“Susah mendapatkan pupuk. Semoga pemerintah membantu saya, karena pada musim ini memang saya sudah gagal panen,” ujar Monika.
Kelangkaan pupuk di kalangan Petani di NTT juga dibenarkan oleh Borgias Satiman yang berprofesi sebagai Penyuluh Pertanian Desa Kombo Selatan, Kabupaten Manggarai Barat.
Dia menyampaikan pada tahun ini, para petani di wilayahnya terancam gagal panen, karena pada fase awal penanaman padi, mereka belum diberikan pupuk.
“Sehingga unsur hara pada tanaman padi tidak tercukupi, dan berdampak pada terhambatnya proses pertumbuhan dan perkembangan anakan padi,” jelas Satiman dan menambahkan, pihaknya telah melaporkan kelangkaan pupuk tersebut kepada Dinas Pertanian Kabupaten Mangarai Barat.
“Selama ini, terutama di musim tanam ini, pupuk itu tidak ada, baik di pengecer yang ada di Macang Pacar dan pacar ini. Kami sudah sampaikan sebagai laporan rutin bulanan,” jelas dia.



Tinggalkan Balasan