Integritas Politisi belum menjadi pemimpin yang bermartabat, kalau tatanan hidup bersama jika kehilangan roh kemanusiaan. Bahwa sesungguhnya kebenaran, keadilan, rasionalitas dan iman tidak boleh mengabaikan “cita rasa kemanusiaan dan “simpati”.

Perjuangan integritas pemimpin harus bermuara pada politik “martabat”. Tujuan ahkir pemimpin harus bermuara pada pengolahan imajinasi dan cita rasa kemanusiaan demi kebaikan bersama.*

Penulis Mahasiswa Awam STFK Ledalero
Semester VIII
Anggota PMKRI Cab. Maumere St. Thomas Morus
Ketua Ikatan Mahasiswa/i Manggarai-Maumere (IMAMM).