Penulis: Yohanes A. Loni

Pontius Pilatus adalah salah satu contoh pemimpin yang tidak mempunyai pendirian, pemimpin yang berhati lemah, pemimpin yang lebih mengutamakan kekuasaan daripada keadilan, pemimpin yang hanya memikirkan keselamatan dirinya, pemimpin yang tidak bertanggung jawab. Ia memilih “cuci tangan” atas apa yang sudah terjadi. Ia lebih takut masa depan politiknya, masa depan kekuasaannya, dibandingkan membela kebenaran.
 
Pontius Pilatus adalah  Gubernur Yudea (berkuasa 26-36 tahun) yang waktu ada ada di bawah kekuasaan Kekaisaran Romawi. Pontius pilatus adalah salah satu contoh pemipin yang tidak mempunyai pendirian, pemimpin yang berhati lemah, pemimpin yang lebih mengutamakan kekuasaan daripada keadilan, pemimpin yang hanya memikirkan keselamatan dirinya, pemimpin yang tidak bertanggung jawab. Ia memilih “cuci tangan” atas apa yang sudah terjadi. Ia lebih takut masa depan politiknya, masa depan kekuasaannya, dibandingkan membela kebenaran. Padahal yang terjadi adalah karena kelemahan dirinya. Walaupun tidak menemukan kesalahan dalam diri Yesus, tetapi karena takut kepada orang-orang Yahudi yang berteriak-teriak dan akan melaporkan kepada Kaisar di Roma. Ia ahkirnya menjatuhkan hukuman salib kepada Yesus. Ia lebih takut akan masa depan politiknya, masa depan kekuasaannya, dibandingkan membela kebenaran , kekuasaan dan kedudukan telah menutup mata hatinya.