“Bukan kita jadikan sebagai perbincangan di publik yang hanya berujung pada pembullyan,” jelasnya.

Stefania mengatakan, kebutuhan seksualitas adalah kebutuhan setiap orang. Mereka melakukan dengan tahu dan mau dan sang kakek meninggal ditempat kejadian itu adalah ajal kematiannya.

“Stop menghakimi, karena roda dunia berputar. Ena e’i nimun luat rema rua odi walong ela e’i ita, dadi ita naha huk ra’intan,” tutup Stefania Angriaty.*