Untuk tahun ini, kata dia, belum ada sapi yang mati karena penyakit. “Muda-mudahan tidaklah. Karena untuk perawatan dan proses pengobatan penyakit sapi, saya mencari sendiri di mantri hewan,” terangnya.
Simon berharap agar perkembangan usaha ternaknya dapat berjalan lebih baik dari sekarang. Ia juga membutuhkan campur tangan berupa bantuan dari pemerintah, karena hingga kini belum ada perhatian khusus dari pihak pemerintah.
“Kita harap pemerintah untuk memperhatikan dan mesosialisasikan cara beternak yang baik. Selain itu, ia juga bersedia mengajarkan anak muda yang tertarik ingin mengikuti langkahnya sebagai seorang pebisnis dan peternak,” imbuhnya. (YH/AB/KN)
Halaman





Tinggalkan Balasan