Dikatakan Bobby, Gebyar KPR tidak memiliki batas kuota, karena Bank NTT mengkhususkan dana tersebut semata untuk membantu masyarakat NTT yang hendak memiliki rumah.

“Karena merumahkan masyarakat itu sama dengan melakukan pembangunan di NTT. Jadi itu salah satu tanggung jawab Bank NTT. Karena Bank NTT adalah garda terdepan pembangunan di NTT,” ucap Bobby Pitoby.

Ia menambahkan, target REI NTT pada tahun 2021 mendatang adalah membangun sekitar 3000 unit rumah di Provinsi NTT, bersama mitra Bank NTT dan sejumlah Bank lainnya.

“Kalau digabung semua Bank maka total sekitar 3000 unit rumah yang akan kita bangun di tahun 2021,” tandasnya.

Ketua Panitia Bank NTT REI Expo 2020, Chandra Santosa menyampaikan, ajang expo kali ini berhasil melampaui target awal yang ditetapkan.

“Awalnya kami target 150 untuk rumah subsidi. Namun saat penutupan hari ini, rumah subsidi hanya mencapai 147. Kekurangan ini ditutup dengan rumah komersil sebanyak 8 unit,” ujar Chandra.

Dengan hasil ini, maka sebanyak 155 rumah berhasil terjual dalam Bank NTT REI Expo 2020.