Hukrim  

Jaksa Periksa Bobby Pitoby Terkait OTT Kadis PUPR Kota Kupang

Dalam pemeriksaan, Bobby T. Pitoby tidak diijinkan untuk menggunakan ponsel selama berada diruang penyidik Tipidsus Kejati NTT.

Bobby Pitoby / Ama Beding

Kupang, KN – Bobby T. Pitoby diperiksa selama tujuh (7) jam oleh tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT.

Dilansir dari Realitarakyat.com, bendahara KONI NTT ini diperiksa terkait kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Tim Satgas Pidana Khusus (Pidsus) Kejati NTT terhadap Kadis PUPR Kota Kupang, Benyamin Hengki Ndapamerang.

Bobby T. Pitoby yang juga Ketua DPD REI NTT ini diperiksa sejak pukul 09 : 00 wita hingga pukul 16 : 00 wita. Dalam pemeriksaan, Bobby T. Pitoby tidak diijinkan untuk menggunakan ponsel selama berada diruang penyidik Tipidsus Kejati NTT.

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, S. H kepada wartawan, Kamis (21/04/2022) menegaskan bahwa Bobby T. Pitoby diperiksa sebagai saksi dalam perkara OTT terhadap Kadis PUPR Kota Kupang, Ir. Benyamin Hendrik Ndapamerang.

Ketika ditanya apakah Bobby Pitoby berpeluang jadi tersangka, Abdul Hakim menegaskan bahwa semua saksi berpeluang jadi tersangka termasuk Bobby Pitoby.

BACA JUGA:  Pemkot Kupang Hadirkan Internet Gratis bagi Umat, Kaum Milenial, dan Pedagang Pasar

Menurut Abdul, seluruh saksi berpeluang jadi tersangka jika ditemukan dua (2) alat bukti yang cukup yang mendukung perbuatan oknum tersebut dalam kasus OTT Kadis PUPR Kota Kupang, Ir. Benyamin Hengki Ndapamerang.

“Semua saksi berpeluang jadi tersangka, termasuk Bobby Pitoby bisa jadi tersangka dalam kasus OTT Kadis PUPR Kota Kupang, Ir. Benyamin Hengki Ndapamerang,” tegas Abdul Hakim.

Namun, tambah Abdul, seseorang dijadikan sebagai tersangka jika penyidik menemukan dua (2) alat bukti yang cukup guna mendukung perbuatan oknum tersebut dalam kasus OTT Kadis PUPR Kota Kupang.

Bobby T. Pitoby yang ditemui usai pemeriksaan membantah bahwa dirinya diperiksa dalam kasus OTT Kadis PUPR Kota Kupang, Ir. Benyamin Hengki Ndapamerang.

“Saya tidak ada hubungan dengan kasus OTT Kadis PUPR Kota Kupang. Saya dipanggil terkait peran REI NTT,” ujar Bobby usai diperiksa. (*/KN)