Lewoleba, KN – Porang (Amorphophallus mueleri blume) merupakan komoditas pertanian yang mulai dilirik untuk dikembangkan secara luas. Porang merupakan tanaman umbi-umbian dan mampu tumbuh di jenis tanah apa saja mulai dari ketinggian 0 mdpl hingga 700 mdpl, bisa dibudidayakan di hutan dibawah naungan tegakan pohon dan tanaman lain serta memiliki nilai toleran naungan 60%”.

Porang memiliki kandungan glukomanan (45-65%) yang memiliki banyak manfaat di bidang industri makanan, kosmetik dan lain lain seperti campuran lem, cat dan pengental. Sebagai bahan dasar makanan sehat yang rendah kalori dan karbohidrat.

Kamis 5 Agustus 2021, Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Asuhan Pemberdayaan Porang Indonesia (DPD ASPEPORIN) Kabupaten Lembata melakukan audiens bersama Plt Bupati Lembata Dr. Thomas Ola Langoday SE, M.Si guna menyampaikan kehadiran Aspeporin Daerah Lembata.

Asosiasi ini nantinya akan mewadahi usaha perporangan mulai dari hulu sampai hilir, serta memaparkan berbagai analisi potensi pengembangan komoditas porang sebagai komoditas unggulan nasional, yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat di bawah kendali Kementerian Pertanian.