Dalam sambutannya, Plt. Bupati Lembata mengatakan, pada dasarnya pemerintah daerah sangat mendukung program pengembangan porang.

Dr. Thomas Ola meminta agar DPD ASPEPORIN Lembata memperhatikan betul perencanan, pendampingan, dan anggaran sampai pada pasar dan pemasaran hasil, dengan perhitungan analisa usaha yang tepat, agar tidak merugikan para petani.

Menurutnya, perencaan pengembangan porang harus berdasar pada data potensi real yang ada pada petani. Membangun Lembata ke depan harus berbasis data sehingga semua stacholder dapat bergandeng tangan untuk membantu petani sejaterah untuk mencukupi kehidupan sehari-hari dan bisa menjadi petani modern yang inovatif

“Jangan membuat petani porang hidup dalam kebimbangan dan dalam kecemasan. Kita mengapresiasi kehadiran teman-teman Asosiasi Asuhan Pemberdayaan Porang Indonesia dan mitra lainya dalam pendampingan petani porang, karena kunci sukses petani adalah pendampingan dari semua pihak,” tegas Thomas Ola.

Kegiatan tersebut diawali dengan diskusi dan pemaparan yang dihadiri Asisten II yang membidangi ekonomi dan pertanian, Dinas Pertanian, DPD ASPEPORIN LEMBATA, dan mitra yang sedang menjajaki kerja sama dengan petani porang Lembata.