Dalam Pemaparan Ketua ASOSIASI ASUHAN PEMBERDAYAAN PORANG INDONESIA (DPD ASPEPORIN LEMBATA) Kabupaten Lembata Yakobus Teka, SST menyampaikan petani porang di Kabupaten Lembata sejak komoditi ini belum ditetapkan menjadi komoditas unggulan petani sudah mengembangkan seperti di Desa Belobatan Kecamatan Nubatukan sudah menjadi primadona yang mengiurkan sehingga diikuti petani lainnya seperti di Kedang, Atadei, Lebatukan, Nagawautun dan Wulandoni.
Berbagai potensi dan prosepek inilah yang membuat petani porang dibeberapa desa di Kabupaten Lembata mulai secara besar besaran mengembangan komoditi ini di Kabupaten Lembata ada 58 Desa dengan perkiraan lahan 104 hektar lahan yang sedang dikembangkan oleh petani dengan rincian yaitu Kecamatan Atadei jumlah desa petani porang 14 desa dengan lahan pengembangan saat ini 28 hektar, Kecamatan Nagawutun 7 desa petani porang dengan luas lahan 14 hektar, Kecamatan Nubatukan 8 Desa dengan Luas pengembangan saat ini adalah 20 hektar, Kecamatan Lebatukan 8 Desa dengan jumlah luas lahan 10 hektar, Kecamatan Omesuri 7 Desa dengan luas lahan saat ini 14 Hektar, Kecamatan Buyasuri 8 Desa dengan luas lahan 10 hektar, Kecamatan Wulandoni 6 Desa dengan luas lahan 8 hektar.



Tinggalkan Balasan