Ende, KN – Sejumlah masyarakat di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan terkonfirmasi Covid-19, karena proses penanganan dari Satgas Covid-19 dinilai tidak serius.

Kepala Desa Tou Timur, Sebastianus Laka mengatakan, meningkatnya angka penyebaran Covid-19 tentu menimbulkan ketakutan dan kegelisaan dari masyarakat desa setempat.

“Hari ini banyak masyarakat di sejumlah desa terpapar COVID-19. Jika situasi ini tidak ditindak lanjuti secara serius, tentu akan menimbulkan banyak persoalan di desa,” ujar Sebastianus melalui sambungan seluler, Senin 28 Juni 2021.

Menurutnya, Pemerintah Desa sangat kesulitan dalam proses penanganan masyarakat yang terpapar COVID-19, karena kurangnya Alat Pelindung Diri (APD) bagi masyarakat.

“Ada empat orang yang terpapar, dan sudah ditangani sesuai kemampuan kami. Namun yang menjadi kendala terbesar adalah pihak desa belum dapat mencairkan anggaran untuk penanganannya,” jelasnya.

Dia menyampaikan, Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar 8 persen dari Dana Desa melalui Kementerian. Namun hingga kini pihaknya belum dapat mencairkan anggaran, karena terkendala administrasi yang belum final.